6 Cara Jitu dalam Melakukan Buzz Marketing

  • 2 min read
  • Jul 27, 2021
Buzz Marketing

Jika anda bertanya apa strategi marketing yang murah dan dapat meningkatkan penjualan, salah satu jawabannya pasti buzz marketing. Apa alasannya? Murah karena anda tidak perlu mengeluarkan biaya untuk melakukan hal tersebut. Penjualan meningkat akan otomatis terjadi jika anda sukses melakukannya dengan cara yang tepat. Bagaimana dengan membangun brand awareness? Tentu saja juga bisa, hal ini dikarenakan banyak orang yang akan membicarakan produk tersebut.

Buzz marketing merupakan strategi yang dibangun dengan mengandalkan sesuatu yang bisa membuat viral. Dengan strategi tersebut, tentu saja banyak orang yang akan membicarakan kelebihan, manfaat dan apapun yang ada didalamnya. Namun untuk melakukannya terbilang tidak mudah, anda harus mempunyai langkah jitu agar dapat membuat konten viral. Untungnya pada kesempatan kali ini kami akan membagikan cara-cara tersebut.

Cara Melakukan Buzz Marketing

Agar dapat sukses menggunakan strategi buzz marketing, setidaknya ada 6 hal yang harus diperhatikan. Silahkan anda melakukan langkah yang kami berikan berikut:

1. Kampanye Yang Menarik

Hal pertama yang harus diperhatikan masih seputar konten. Ya, konten dalam iklan harus mempunyai konsep yang unik, kreatif dan juga dapat “memancing emosi” audience yang melihatnya. Hal tersebut bertujuan agar mereka tanpa berpikir panjang untuk segera membagikan kepada orang lain.

Misalkan anda membuat konten yang umum dan tidak ada sesuatu yang menarik didalamnya. Padahal anda yakin bahwa produk dalam konten tersebut sangat unik, maka kemungkinan untuk menjadi viral masih sangat kecil. Ini pun berlaku meskipun Anda promosi menggunakan SMS masking yang notabene dipakai banyak brand besar. Padukan antara konten dan produk agar hasil lebih optimal.

2. Gunakan Media Sosial

Kebanyakan hal yang viral berasal dari media sosial, maka dari itu anda harus memaksimalkan kesempatan tersebut. Gunakan media sosial dengan platform video, misalkan Tiktok atau Instagram. Hal tersebut sangat beralasan karena kebanyakan konten viral bermula dari sana.

Jika konten anda terpaksa harus menggunakan media gambar atau poster, Facebook adalah salah satu media yang tepat untuk memulai strategi buzz marketing. Alasannya, pengguna facebook masih bisa dikatakan terbesar saat ini jika dibandingkan dengan platform lain.

3. Tingkatkan Kualitas Produk

Katakanlah produk anda sudah viral, kemudian banyak orang yang membicarakannya dan akhirnya mencoba menggunakannya. Namun ternyata kualitas dari produk tersebut biasa saja dan tidak ada yang menarik didalamnya, bahkan mungkin dinilai jelek oleh konsumen. Bersiaplah untuk menghadapi kenyataan pahit, produk anda tidak hanya ditinggalkan konsumen, tapi juga akan diberikan nilai negatif. Ya memang akan tetap viral, namun dalam pengertian negatif.

4. Analisis Kampanye

Setelah proses berjalan, hal penting yang harus dilakukan adalah menganalisa kampanye tersebut. Langkah ini sangat berguna untuk melihat titik lemah dari kampanye yang dilakukan. Selain itu, anda juga bisa melihat seberapa banyak audience yang akan merespons produk anda.

5. Kerjasama Dengan Influencer

Tokoh figur akan sangat mempengaruhi tindakan seseorang, karena pada umumnya mereka akan melakukan apa saja yang dilakukan influencer. Paling tidak, audience yang menjadi pengikut setia dari influencer akan mencari informasi lebih detail mengenai produk yang dikenalkan. Jika sudah demikian, maka anda tinggal menunggu calon pelanggan untuk memutuskan iya atau tidak.

6. Membuat Konsep Usaha yang Unik

Yang terakhir anda haru membuat konsep yang unik. Hal yang berbau unik akan lebih menarik perhatian audience daripada yang sudah umum. Salah satu contohnya anda bisa membuat usaha kerajinan dari barang bekas yang mempunyai nilai seni tinggi.

Itulah 6 cara yang harus anda lakukan untuk melakukan buzz marketing. Untuk langkah pertama, anda bisa menggunakan buzzer bayaran sebagai langkah awalnya.