Fungsi, Format, Contoh Slip Gaji Sederhana

  • 2 min read
  • Mar 25, 2021
contoh slip gaji

Slip gaji adalah dokumen yang menjadi bukti resmi penerimaan gaji dari perusahaan ke pekerja atau karyawan yang perlu perusahaan berikan pada karyawan sebagai salah satu bentuk pertanggungjawabannya. Dalam dokumen tersebut, ada sejumlah informasi berkaitan dengan gaji atau penghasilan karyawan, seperti besaran gaji pokok, tunjangan sosial, dan PPh 21. Perusahaan wajib memberikan slip gaji pada karyawannya. Hal tersebut tertuang pada PP Nomor 78 tahun 2015 tentang Pengupahan, pasal 17 ayat (2): “Pengusaha wajib memberikan bukti pembayaran upah yang memuat rincian upah yang diterima oleh pekerja buruh pada saat upah dibayarkan.” Karena itu, penting untuk menyiapkan dokumen ini untuk karyawan.

Fungsi slip gaji pada karyawan adalah sebagai berikut.

  • Bentuk transparansi perusahaan pada karyawan.
  • Membantu karyawan mengetahu rincian gaji beserta komponen gaji lainnya dengan cermat.
  • Dapat digunakan sebagai dokumen pendukung ketika karyawan ingin mengambil KPR, cicilan kendaraan, dan sebagainya.

Sedangkan fungsi gaji pada perusahaan adalah sebagai berikut.

  • Dokumentasi atas pencatatan pengeluaran gaji yang dibayarkan perusahaan pada karyawan.
  • Menjadikan laporan keuangan perusahaan transparan sehingga menghindari kesalahan-kesalahan tertentu.
  • Bukti resmi perusahaan telah membayarkan gaji pada karyawannya.

Dalam membuat slip gaji sederhana, tentunya perlu membuat format slip gaji sederhana. Sebelumnya, perusahaan harus mengetahui terlebih dahulu informasi dan rincian yang penting dan perlu dicantumkan di dalam sebuah slip gaji. Berikut beberapa format yang harus tertera pada slip gaji.

  • Data karyawan, yaitu biodata karyawan dari suatu perusahaan tempat bekerja. Misalnya, nama lengkap, no KTP, dan jabatan. Hal ini tentunya penting agar tidak tertukar dengan karyawan lainnya.
  • Periode gaji, yaitu rincian mengenai tanggal, bulan, dan tahun gaji yang diterima. Elemen ini digunakan sebagai bukti rekam jejak slip pegawai.
  • Gaji pokok, yakni besaran gaji yang wajib dibayarkan perusahaan pada karyawan sesuai dengan jabatan dan jenis pekerjaannya. Jenis gaji ini dibayarkan tiap bulan dalam keadaan apapu, termasuk apabila mengambil cuti.
  • Tunjangan, yaitu fasilitas yang ditawarkan oleh perusahaan yang dibayarkan dalam bentuk gaji. Misalnya, tunjangan transportasi ataupun asuransi kesehatan.
  • Penghasilan lain atau bonus adalah penghasilan karyawan diluar dari gaji pokok. Misalnya, sebagai sales yang berhasil memenuhi target akan mendapatkan bonus sesuai kesepakatan perusahaan.
  • Potongan utang, yakni apabila karyawan memiliki pinjaman bank dan membayarkannya dengan sistem auto debet dari gaji.
  • Pajak penghasilan, yaitu pajak yang wajib dibayarkan setiap tahun namun pemotongannya dilakukan setiap bulan.

Informasi dan rincian di atas harus ada pada slip gaji karyawan dalam suatu perusahaan. Formatnya sebaiknya dibuat sederhana sehingga seluruh lapisan karyawan dapat dengan jelas memahaminya. Namun, seluruh elemen pada format tersebut tidak bersifat wajib karena dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing perusahaan.

Berikut adalah contoh slip gaji sederhana dengan format yang benar.

contoh slip gaji

(Sumber : https://www.talenta.co/blog/insight-talenta/contoh-slip-gaji-sederhana/)

Contoh di atas merupakan slip gaji sederhana yang dibuat menggunakan microsoft word. Selain menggunakan Microsoft word, slip gaji juga dapat dibuat menggunakan Microsoft excel, atau menggunakan aplikasi payroll untuk pembuatan slip gaji secara otomatis dengan format PDF.

Buat dan berikan slip gaji yang benar pada karyawan perusahaan, jangan sampai ada informasi yang terlupakan, seperti potongan pajak penghasilan pasal 21 atau PPh21. Karyawan berhak mengetahui jika perusahaan telah memungut PPh21 dari gaji yang ia terima setiap bulan, dan berhak menerima formulir 1721 A1 sebagai bukti pemotongan PPh21.