Mengenal Bitcoin, Keuntungan dan Serba Serbinya

  • 3 min read
  • Feb 15, 2021
Bitcoin

Bitcoin menjadi alat investasi yang diandalkan oleh kalangan milenial saat ini. Orang-orang mulai tertarik tatkala kenaikan angkanya yang fantastis dalam kurun waktu kurang dari 5 tahun. Lantas, apa itu bitcoin? Bagaimana kriptokurensi menjadi alat investasi yang menjanjikan? Berikut ulasan InvestBro.id mengenai bitcoin, komoditi baru dalam dunia investasi.

Apa itu bitcoin?

InvestBro akan menerangkan tenteng bitcoin. Bitcoin adalah mata uang digital yang dibuat pada Januari 2009 oleh Satoshi Nakamoto. Bitcoin menawarkan janji biaya transaksi yang lebih rendah daripada mekanisme pembayaran online tradisional dan, tidak seperti mata uang yang dikeluarkan pemerintah, Bitcoin dioperasikan oleh otoritas yang tersentralisasi. Bitcoin sering kali digambarkan sebagai cryptocurrency, mata uang virtual atau mata uang digital. Sejatinya setiap keping bitcoin adalah file komputer yang disimpan ke dalam dompet digital, Anda bisa mengaksesnya lewat smartphone atau komputer. Masing-masing pemilik Bitcoin bisa memanfaatkan kepingan koin ini untuk bertransaksi, nantinya transaksi tersebut dicatat (proses ini disebut blockchain). Pencatatan transaksi yang begitu terstruktur memudahkan otoritas keuangan untuk melacak transaksi dengan mudah, agar mencegah terjadinya penipuan atau penggelapan uang.

Bitcoin adalah salah satu jenis cryptocurrency. Tidak ada bitcoin fisik, hanya saldo yang disimpan di buku besar publik yang aksesnya transparan setiap orang. Semua transaksi bitcoin diverifikasi oleh sejumlah besar daya komputasi. Bitcoin tidak diterbitkan atau didukung oleh bank atau pemerintah mana pun, dan bitcoin individu juga tidak berharga sebagai komoditas. Meskipun bukan legal tender, Bitcoin sangat populer dan telah memicu peluncuran ratusan cryptocurrency lainnya, yang secara kolektif disebut sebagai altcoin. Bitcoin biasanya disingkat sebagai “BTC”.

Konsep Bitcoin sebagai cryptocurrency

Cryptocurrency adalah bentuk pembayaran yang dapat ditukar secara online dengan barang dan jasa. Banyak perusahaan telah menerbitkan mata uang mereka sendiri, sering disebut token, dan ini dapat diperdagangkan secara khusus untuk barang atau jasa yang disediakan perusahaan. Anggap saja seperti yang Anda lakukan dengan token arcade atau chip kasino. Anda perlu menukar mata uang nyata dengan cryptocurrency untuk mengakses barang atau layanan.

Cryptocurrency bekerja menggunakan teknologi yang disebut blockchain. Blockchain adalah teknologi terdesentralisasi yang tersebar di banyak komputer yang mengelola dan mencatat transaksi. Bagian dari daya tarik teknologi ini adalah keamanannya.

Cryptocurrency menarik perhatian masyarakat dan investor karena berbagai alasan. Berikut ini beberapa alasan yang paling populer:

  • Pendukung melihat cryptocurrency seperti Bitcoin sebagai mata uang masa depan dan berlomba untuk membelinya sekarang, mungkin sebelum harganya jauh melambung tinggi.
  • Beberapa orang akan memprediksi bahwa uang cryptocurrency akan menghapus bak sentral sehingga tidak akan ada lagi uang secara fisik (koin atau cash), karena seiring berjalannya waktu bank-bank ini cenderung mengurangi nilai uang.
  • Orang-orang menyukai teknologi di balik cryptocurrency, blockchain, karena ini adalah sistem pemrosesan dan pencatatan yang terdesentralisasi dan bisa lebih aman daripada sistem pembayaran tradisional

Cryptocurrency sebagai produk investasi

Cryptocurrency memiliki prinsip yang sama dengan prinsip ekonomi yakni ketika harga naik artinya semakin banyak permintaan. Semakin tinggi minat orang berinvestasi, semakin naik harganya. Produk cryptocurrency bermacam-macam ada Ethereum, Cardano, Tether, Polkadot, dan yang paling terkenal Bitcoin. Prinsip inilah yang membuat produk kripto menjadi mahal dan menarik minat masyarakat untuk ambil bagian, bahkan ada yang rela menghabiskan waktunya untuk trading kripto secara full time. Tidak seperti mata uang atau investasi lainnya, trading dalam dunia kripto bitcoin disebut penambang (miners).

Penambang dibayar untuk melakukan pekerjaan sebagai auditor. Mereka melakukan pekerjaan untuk memverifikasi keabsahan transaksi Bitcoin. Konvensi ini dimaksudkan agar pengguna Bitcoin tetap jujur dan disusun oleh pendiri bitcoin, Satoshi Nakamoto. Dengan memverifikasi transaksi, penambang membantu mencegah “pengeluaran ganda”. Setelah penambang memverifikasi transaksi bitcoin senilai 1 MB (megabyte), yang dikenal sebagai reward.

Menjadi penambang tidaklah mudah karena orang yang sudah menjadi penambang bitcoin membutuhkan peralatan yang lengkap, PC yang mumpuni dan daya listrik 2000 watt. Seorang penambang bitcoin dalam wawancara CNN menyebutkan bahwa ia menghabiskan biaya listrik sebesar 2 juta rupiah hanya untuk menambang. Tapi keuntungan yang diperoleh bisa mencapai 20 juta rupiah/ minggu bahkan ada yang lebih.